Sabtu, 10 Maret 2012

kelebihan vespa..


Nih pikirin baik2,bener apa ga??
  • Konstruksi mesin lebih sederhana
  • Tingkat perawatan mesin lebih mudah karena tidak memerlukan mekanisme katup untuk pengaturan pemasukan bahan bakar maupun pembuangan gas sisa pembakaran
  • Pemakaian oli mesin (oli transmisi) lebih hemat karena oli mesin tidak melumasi komponen pembakaran
  • Tarikan/akselerasi spontan
  • Sistem pendingin mesin menggunakan udara yang diatur oleh “rotor with fan” sehingga lebih stabil sesuai dengan tingkat kecepatan mesin
  • Sistem penggerak tenaga langsung (sistem transmisi roda gigi) tanpa perantara rantai sehingga efesiensi tenaga lebih besar sehingga daya tanjaknya lebih kuat
  • Pengemudi terbebas dari panas mesin karena seluruh mesin tertutup sehingga tingkat kenyamanan saat mengendarai lebih terjamin
  • Dalam kondisi medan berair/berlumpur kaki terbebas dari percikan air/lumpur karena dilengkapi dengan lantai/dek
  • Dilengkapi dengan roda cadangan sehingga bila salah satu ban kempes/bocor bisa langsung diganti
  • Ban depan dan ban belakang bisa saling tukar sekaligus dengan peleknya
  • Plat Baja, Kokoh banget dibandingkan motor2 plastik/fiber kaya sekarang
  • Busi, Pengalaman saya paling sebentar 3 tahun baru ganti busi, rata2 pengalaman tmen bisa nympe 5 thun
  • Kabel2 ga ribet, coba aja bongkar vespa itu ga ada kabel kecuali kabel kopling sama coil buat busi
  • Orang Jelek , Item, Pendek Terlihat ganteng klo naik Vespa……..

Minggu, 04 Maret 2012

naik VESPA,, wolessfull


(ini vespa ayahku excel 150 th 1994)

Pengalaman pertama mengedarai vespa saya heran “kok gag kenal tapi menyapa ya”setelah ku tanya sama temen vespa ternyata para scooterist menganggap semua yang pake vespa itu “BROTHER HOOD” semua saudara baik yang ikut club ataupun tidak . didalam hati aku berkata orang vespa memang keren tidak seperti club2 motor sekarang yg sombongnya minta ampun. Sepertinya ada semacam hukum tak tertulis bagi para pengendara motor Vespa untuk saling menyapa. 
Iseng, saat saya naik motor lain selain Vespa, saya coba menyapa pengendara motor denga merk yang sama dengan motor yang saya kendarai. Hasilnya? Mereka bengong, tak kenal, tak menyapa balik, ada yang cuek saja, bahkan ada yang melihat dengan pandangan 'sok kenal bener lo'. Well, tidak semenyenangkan naik Vespa ternyata.

Iseng lagi, saya coba menyapa pengendara Vespa saat saya naik motor bukan motor Vespa. Hasilnya? Pengendara Vespa menyapa balik, ada yang memberikan klakson, ada yang melambaikan salam, ada yang sekedar senyum.

Dari kejadian tersebut, saya berkesimpulan bahwa pengendara Vespa memang ramah di jalan. Sekali lagi, seakan-akan ada hukum tak tertulis lainnya bahwa pengendara Vespa harus ramah pada pengendara motor lain, khususnya sesama pengendara Vespa. Para pengendara Vespa memang ramah-ramah. Tak jarang saya melihat ada pengendara Vespa yang mogok dan dibantu oleh pengendara Vespa lainnya. Seperti ada semacam ikatan saudara diantara mereka.

Selain itu para pengendara Vespa, menurut saya, sopan-sopan. Mereka lebih sering mengambil jalur kiri, mepet, daripada ugal-ugalan ke tengah jalan. Tapi kemungkinan besar ini sih karena takut mogok. Hehehe 

pernah sekali lewat di depan sekumpulan cewek dg motor jepangnya...aku dan si besi tua lewat dengan gaya santai cewek2 semua pada kagum dan senyum2 sendiri...(kayaknya sih pingin dibonceng naik vespa) wkakakaa...terima kasih scooterku kau bikin aku kagum dg gaya bejalanmu yang pelan namun mengesankan bak modeel lagi berjjalan di atas cetwalk..wkakaakak

Ternyata, keunikan Vespa bukan hanya ada pada bentuknya melainkan suaranya , bRebbReb..

begitulah pengalaman saya naik Vespa belakangan ini....sekian terimakasih